Carlo Ancelotti adalah Rekrutan Terbaik Napoli



radentv.com - Pada saat mayoritas klub berlomba-lomba mendatangkan pemain terbaik di bursa transfer musim panas jelang bergulirnya Serie A 2018/2019, Napoli justru tidak melakukan manuver tersebut kali ini.

Padahal, klub yang berkandang di Stadion San Paolo tersebut baru saja kehilangan Jorginho (ke Chelsea) yang merupakan jenderal di lini tengah dan Pepe Reina (AC Milan) yang selalu jadi pilihan utama di bawah mistar.

Sebagai salah satu kubu yang sanggup merepotkan kedigdayaan Juventus di pentas Serie A dalam beberapa musim pamungkas, apa yang dilakukan I Partenopei (julukan Napoli) justru terlihat seperti bunuh diri sebab pemain yang dilepas merupakan sosok andalan.

Akan terasa ideal ketika ada pemain yang pergi digantikan pula oleh pengganti sepadan atau bahkan lebih baik. Sayangnya, Napoli ‘cuma’ mendatangkan Alex Meret dan David Ospina untuk mengisi pos penjaga gawang serta Fabian Ruiz untuk menempati sektor tengah.

Tatkala AS Roma kehilangan Alisson Becker (Liverpool) dan Radja Nainggolan (Internazionale Milano), mereka langsung bergerak cepat dengan mendatangkan Robin Olsen (FC Kopenhagen) yang bermain baik di Piala Dunia 2018 kemarin bareng tim nasional Swedia plus Bryan Cristante (Atalanta), Steven Nzonzi (Sevilla) dan Javier Pastore (Paris Saint-Germain).

Kehilangan Alisson dan Nainggolan pasti berpengaruh terhadap permainan, tapi langkah I Giallorossi dengan merekrut nama-nama di atas bisa membuat Eusebio Di Francesco tak kesulitan meracik strategi anyar.


Selayaknya Roma, AC Milan dan Inter juga melakukan pembenahan cukup masif dengan membeli atau meminjam beberapa pemain baru sehingga kekuatan mereka semakin paripurna. I Rossoneri secara resmi mendapatkan Tiemoue Bakayoko, Mattia Caldara, Gonzalo Higuain, dan Reina sedangkan I Nerazzurri mencomot Kwadwo Asamoah, Lautaro Martinez, Nainggolan sampai Sime Vrsaljko guna memperkuat diri.

Bahkan Juventus yang merajai kompetisi di Negeri Spaghetti dalam kurun tujuh musim terakhir, juga bermanuver indah pada bursa transfer usai mendatangkan Leonardo Bonucci, Emre Can, Mattia Perin, Cristiano Ronaldo serta Leonardo Spinazzola selepas Gianluigi Buffon, Higuain, Stephan Lichtsteiner dan Claudio Marchisio angkat kaki. Sebuah bukti jikalau mereka ingin punya skuat yang kokoh dan sulit dikalahkan.

Namun di luar aksi transfer pemain yang kelihatan biasa-biasa saja, menurut saya, Napoli ternyata sudah melakukan perekrutan terbaik mereka pada musim ini di bangku pelatih. Mesti diakui, kepergian Maurizio Sarri ke Chelsea berhasil ditambal pihak manajemen dengan mendatangkan figur berpengalaman, jenius, dan punya segudang titel macam Carlo Ancelotti.

Kesan adem ayem memang terlihat dari I Partenopei sejak pramusim lalu. Tak ada berita bombastis yang datang dari pemilik sepasang gelar Scudetto dan sebiji Piala UEFA (kini Liga Europa) tersebut.
Terasa makin asik, hal itu memberi keuntungan tersendiri bagi Napoli sebab Ancelotti dapat bekerja dengan anak asuhnya secara maksimal. Khususnya buat menyatukan ide sekaligus meramu strategi terbaik.

Dua giornata Serie A 2018/2019 menjadi pembuktian awal bagaimana Ancelotti telah memberi warna baru ke dalam tubuh Napoli. Alih-alih keok di tangan Lazio dan Milan yang lebih dulu unggul, I Partenopei justru memperlihatkan mentalitas hebat dengan melakukan comeback fantastis guna memenangi dua partai tersebut, masing-masing dengan skor 2-1 dan 3-2, sehingga Napoli kini duduk nyaman di posisi dua klasemen sementara.

Aurelio De Laurentis, sejak mengakuisisi Napoli medio 2004 silam, telah mengungkapkan bahwa ia berambisi menjadikan I Partenopei sebagai tim papan atas di Italia seperti era 1980-an dan 1990-an silam kala diperkuat Diego Armando Maradona.

Perjuangan untuk sampai ke titik itu sungguh tidak mudah, tapi Napoli memperlihatkan kesungguhan yang tidak terkira. Kini, dengan Ancelotti duduk sebagai allenatore, kans mereka buat melesat semakin tinggi jelas semakin besar kendati di Napoli, Ancelotti tak memperoleh dukungan dana semasif kala membesut Bayern M√ľnchen, Juventus, Milan, Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Bukan tidak mungkin pula, para penggemar Serie A akan melihat tangan dingin Ancelotti memunculkan hal-hal ajaib dari sejumlah penggawa Napoli layaknya perubahan posisi Andrea Pirlo (di Milan) atau Joshua Kimmich (di Bayern) dahulu yang membuat sang pemain melambung ke angkasa.

Di saat mayoritas klub raksasa Italia berbenah dengan merekrut pemain anyar sebagai langkah penguatan, Napoli justru melakukannya dengan menggamit pelatih baru dalam wujud Ancelotti.
Tanpa bermaksud mengecilkan kemampuan Sarri dalam melatih atau memandang remeh aktivitas Napoli di bursa transfer pemain, kita harus mengakui bahwa Ancelotti adalah perekrutan terbaik I Partenopei di bursa transfer musim panas lalu.

***

Oleh: Meido AP. A man who believe that, believe over hope. 240291. Biasa mangkal di @dsmap_
Share

+1